Translate this page to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Beli Pulsa Listrik Disini

www.opulsa.com

Thursday, January 12, 2017

Satu Mobil FPI Hancur Usai Rizieg di Periksa Hari Ini, Orang Sunda Melawan FPI

Nazaret - Aksi mengawal jalannya pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jabar, berujung ricuh. Dua kubu yang melakukan aksi ujuk rasa bentrok dengan saling melempar batu.

Suasana yang awalnya berjalan kondusif selepas Habib Rizieq meninggalkan Mapolda Jabar, menjadi ricuh. Saling lempar batu antara dua kubu massa tak terelakan.

Akibat dari kericuhan tersebut satu mobil toyota Kijang Inova nopol F 1441 GQ milik pendukung FPI menjadi korban. Kaca belakang dan samping kiri pecah. Tak hanya itu satu orang penumpang kendaraan pun mengalami luka-luka karena dilempar menggunakan batu.

"Dilempar pakai batu, dipukul pakai balok," ucap Mulyawan, salah seorang korban, Kamis (12/1).

Mulyawan menuturkan, dirinya tiba-tiba diserang dari arah Barat oleh sekelompok massa. Massa tersebut melempar dengan menggunakan batu dan balok. Akibat dari peristiwa tersebut dirinya mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki.

"Tangan luka, kaki luka," ucap Mulyadi sembari menunjukkan lukanya tersebut.

Sekitar pukul 16.30 WIB aparat kepolisian yang awalnya telah membubarkan diri kembali bersiaga. Barikade polisi disiagakan dari depan Mapolda hingga mengarah ke perempatan Gedebage.

Polisi tampak menenangkan dua kubu FPI dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang bertikai. Arus lalu lintas pun sempat mengalami kemacetan karena ditutup sementara oleh petugas.


Rizieq mengaku kritik konsep Pancasila bukan dasar negara


Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab membantah menyebut 'Pancasila Soekarno ketuhanan ada di Pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala'. Menurut Rizieq, ada salah pemahaman dari pernyataan yang dikatakannya tersebut.

Saya katakan bahwa Pancasila usulan Soekarno, menempatkan sila ketuhanan pada sila yang terakhir. Kalau orang Betawi bilang sila buntut. Saya orang Betawi nih. Kalau pertama sila kepala terakhir sila buntut. Saya katakan Pancasila piagam Jakarta 22 Juni 1945 dan Pancasila UUD 18 Agustus 1945 menempatkan sila ketuhanan menjadi sila kepala. Nah buntut dipermasalahkan," kata Rizieq usai merampungkan pemeriksaan di Mapolda Jabar, Kamis (12/1).

Menurut Rizieq, salah pemahaman itu terletak dari arti penggunaan buntut yang diucapkannya hingga dipersoalkan ke kepolisian. Rizieq mengatakan, pemakaian kata buntut dalam warga Betawi memiliki makna terakhir.

"Baiklah, kalau andaikata kata buntut tidak diterima, berarti yang saya kritik baru Pancasila usulannya bukan yang Pancasila dasar negara. Kecuali kalau Pancasila dasar negara. Terus saya nodai, berarti saya nodai lambang negara. Jadi tolong dipahami. Kalau orang Betawi bilang nomor akhir itu buntut. Jangan kaget yah," ujar Rizieq.

Kasus dugaan penghinaan Pancasila Rizieq saat ceramah di wilayah Jawa Barat dilaporkan salah satu putri Presiden pertama RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri. Laporan Sukmawati ke kepolisian dilatarbelakangi pernyataan Rizieq yang menyebut 'Pancasila Soekarno ketuhanan ada di Pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala


0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih Atas Komen nya ya Boss smoga bermanfaat..

God Bless You

Beli Tiket Pesawat, Hotel